Jurusan Ekonomi Islam Punya Peran Penting & Strategis

FAKULTAS Syariah dan Ekonomi Islam (FSEI) IAIN Pontianak tengah mendorong persiapan Jurusan Ekonomi Islam (EI) mendapatkan nilai akreditasi A. Hal ini dikatakan Ketua Jurusan EI, Fathan Mun’im, MA di ruang kerjanya, Rabu (28/12).

“Saat ini akreditasi jurusan EI masih mengantong inilai B. Proses persiapan meraih nilai maksimal tengah dilakukan, disamping meningkatkan kualitas pendidikan EI yang tidak hanya diakui secara nasional namun juga di tingkat internasional terlebih di pasar MEA,” katanya.

Jurusan EI sambung Fathan berupaya menghadirkan pendidikan dan pengajaran bermutu untuk menghasilkan lulusan berkualitas yang memiliki ilmu, keterampilan, dan keahlian. “Karenanya, peningkatan mutu pendidikan merupakan salah satu pilihan utama yang sedang diprioritaskan,” ungkapnya.

Penerimaan mahasiswa baru EI yang terus meningkat tiap tahunnya jelas Fathan, merupakan modal awal yang penting dalam pembangunan pendidikan tinggi yang berkualitas, sekaligus menandakan bahwa Jurusan EI sangat diminati. “Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) yang ditandai dengan pertumbuhan dan perkembangan ekonomi, kompetisi yang terbuka dalam semua aspek kehidupan serta perubahan kebutuhan secara cepat yang didorong kemajuan teknologi informasi dan komunikasi. Maka itu, diperlukan SDM berkualitas. Peningkatan taraf pendidikan merupakan salah satu kunci utama mencapai tujuan pendidikan,” paparnya yang juga mengatakan bahwa Jurusan EI mempunyai peranan penting dan strategis dalam memberikan pendidikan yang bermutu sebagai modal pembangunan bangsa serta memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dan transformasi sosial.

“Melalui persiapan akreditasi di tahun 2017, EI akan berupaya untuk mendapatkan hasil yang terbaik dengan standar mutu berkualitas,”tegas Fathan. Proses pembelajaran yang berkualitas dengan keluaran yang terukur dan relevan dengan kebutuhan masyarakat lanjutnya, merupakan factor penting dalam menghasilkan lulusan unggul dan kompetitif. “Kualitas ini tidak hanya didapat dari capaian nilai dan persentase keterlibatan mahasiswa dalam pembelajaran. Sistem penjaminan mutu merupakan aspek-aspek penting yang perlu diperhatikan untuk mendorong penguatan proses pembelajaran akademis di perguruan tinggi,” katanya.

Untuk itu, sambung Fathan, salah satu aspek penting dari kualitas perguruan tinggi ditandai dengan nilai akreditasi yang merupakan hasil penilaian Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). “Kualitas pendidikan dan pengajaran pada suatu program studi di perguruan tinggi sebagaimana telah ditetapkan BAN-PT adalah terakreditasi A yang sedang ingin dicapai Jurusan EI,”pungkasnya.

Leave a Reply